Label

Cari isi mizix's community

Entri Populer

Jumat, 22 Juli 2011

Albert Einstein Si jenius yang tak lulus Ujian


Si jenius Albert Einstein dilahirkan pada tanggal 14 Maret 1879 di Ulm, Wuttermberg- sekarang menjadi wilayah Jerman Barat. Dia lahir dari pasangan Paulia Koch dan Hermann yang juga pemilik perusahaan kecil pembuatan alat-alat listrik. Kemudian, ketika berumur sekitar satu tahun Einstein dan keluarganya pindah ke Munich, Jerman dikarenakan perusahaan ayahnya mengalami kebangkrutan.
Banyak orang mengira Einstein mengalami gangguan mental atau disebut juga keterlambatan perkembangan. Karena pada saat semua anak sebayanya sudah dapat berbicara, Einstein belum dapat bicara. Dan ketika berumur 5 tahun dia mengalami awal menuju hidup barunya yang cinta akan SAINS, yaitu ketika ayahnya memberikan sebuah kompas, Dia selalu mengamati kompas tersebut karena di anggap aneh yaitu ketika benda itu di putar ke arah mana saja maka yang terjadi jarum di dalamnya selalu menunjuk arah utara, dan itulah yang membuat Einstein penasaran dan selalu mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi pada benda yang di sebut kompas tersebut, dan kejadian itu yang membuat dia tertarik pada sains..
Semasa SD Einstein sama sekali tidak menonjol. Bahkan, ia termasuk anak yang bodoh dan tidak menyukai disiplin sekolah yang keras. Ia juga tidak menyukai pelajaran yang bersifat menghafal fakta dan data. Ia hanya menyukai pelajaran yang berhubungan dengan teori seperti Fisika dan Matematika. Selain itu, ia lebih suka membaca, berpikir, dan belajar sendiri daripada mengikuti pelajaran yang diberikan di sekolah. Oleh karena itu, ia dianggap sebagai murid yang bodoh, malas, pemalu, dan suka menentang tata tertib oleh guru-gurunya.
Selanjutnya, Einstein tidak lulus dari SMP. Ia tamat tanpa mendapatkan ijazah karena hanya mau mempelajari Fisika dan Matematika. Kemudian, perusahaan ayahnya bangkrut sehingga ia dan keluarganya pindah ke Swiss.
Einstein kemudian melanjutkan sekolahnya di Swiss. Ia lulus dari SMA, namun tidak lulus ujian masuk perguruan tinggi. Setelah mengikuti ujian kedua ia baru lulus dan diterima di institut Politeknik di Zurich, Swiss.
Einstein jarang mengikuti kuliah. Ia lebih suka membaca dan mempelajari sendiri fisika teori. Kemudian, Ia bisa lulus karena meminjam catatan teman sekuliahnya.
Menginjak usia 21 tahun Einstein menjadi warga negara Swiss dan menganggur selama 2 tahun. Ia baru mendapat pekerjaan di kantor paten di Bern pada usia 23 tahun setelah selama 2 bulan menjadi guru Matematika. Kemudian, ia menikah dengan teman sekuliahnya, Mileva Marie, pada usia 24 tahun.Pernikahan mereka menghasilkan 2 orang anak laki-laki, tetapi tidak bahagia.
Dua tahun kemudian (1905) Einstein menemukan teori relativitas khusus. Sehingga, ia diangkat menjadi profesor Fisika teori di Universitas Zurich, Swiss dan di Universitas Jerman, Praha. Setahun kemudian ia diangkat menjadi direktur Institut Fisika Kaisar Wilhem di Berlin yang mengharuskannya kembali ke Jerman. Namun, Mileva tidak bersedia ikut pindah ke Jerman sehingga Eistein akhirnya bercerai dengan Mileva.
Tahun 1916 Einstein menemukan teori relativitas umum. Kemudian, tahun 1933 ia pindah ke AS karena Hitler memerintahkan untuk menangkap dan membunuh semua orang Yahudi di Jerman. Einstein datang ke AS bersama istri keduanya, Elsa. Di AS ia bekerja pada Institute for Advanced Study di Princeton.
Einstein tidak memeluk agama apapun. Tapi, meskipun demikian ia dikenal sebagai orang yang begitu mempercayai adanya Tuhan dan mengakui kekuasaan Tuhan. Einstein juga dikenal sebagai orang yang anti perang. Namun, meskipun demikian pada tahun 1939 Einstein mengirim surat kepada Presiden AS, Roosevelt, yang isinya meminta agar AS membuat bom atom untuk menghentikan perang.
Hingga kini Einstein dianggap sebagai salah satu manusia terjenius di dunia karena IQnya jauh melampaui IQ rata-rata manusia. Tercatat IQ normal adalah 115, sedangkan IQ Einstein > 200. Selain itu, berdasarkan analisis pada tahun 1999 diketahui ternyata struktur otak Einstein tidak umum. Otaknya berukuran lebih besar, namun tidak memiliki bagian parietal operculum dan lateral sulcus yang biasa terdapat pada otak manusia normal. Namun, bagian parietal lobe pada otaknya 15% lebih lebar daripada otak manusia normal. Selain itu, sel glial yang berfungsi memberikan nutrisi dan oksigen dari tubuh ke otak juga ditemukan 73% lebih banyak di dalam otaknya daripada otak manusia normal.
Pada tanggal 18 April 1955 Einstein meninggal di Princeton, New Jersey, AS saat berusia 76 tahun karena pecahnya batang nadi/ aorta. Kemudian, setelah meninggal otaknya diambil dan diawetkan untuk kepentingan penelitian kecerdasan otak. Hingga kini otak Einstein masih disimpan dalam sebuah bank otak dan diperebutkan para ilmuwan karena penelitian masih terus berlanjut.

0 komentar:

Posting Komentar